Curug Parakan Panjang

PARAKAN PANJANG, WISATA AIR TERJUN YANG MASIH BERSEMBUNYI

Pemerintah Desa Subang telah sukses membangun dan mengelola objek wisata pemandian air panas Cipanas. Dulu objek wisata ini hanya dinikmati oleh warga desa Subang dan sekitarnya saja. Namun, setelah dibangun dan dikelola oleh Pemerintah Desa Subang dan BUMDES, pengunjung pemandian air panas ini tidak hanya dari kecamatan Subang sendiri, bahkan dari luar kabupaten Kuningan pun berdatangan. Apalagi di musim libur lebaran dan sekolah seperti akhir – akhirini. Setiap hari objek wisata ini selalu ramai pengunjung.

image001

Desa Subang yang dikelilingi oleh bukit – bukit nan indah memang memiliki potensi wisata alam yang bagus untuk terus dikembangkan. Belum banyak yang tahu juga bahwa di atas bukit pemandian air panas Cipanas ada satu lagi spot wisata alam lainnya yang tidak kalah menarik.

Parakan Panjang, begitulah warga desa Subang menamai objek wisata ini. Parakan panjang berupa air terjun setinggi kurang lebih 15 meter yang bentuknya berundak-undak. Memiliki kontur sungai yang datar tepat di depan air terjunnya, yaitu berupa batu cadas. Karena aksesnya yang masih sulit, mungkin inilah sebabnya air terjun ini masih sepi pengunjung. Hanya wisatawan lokal yang berkunjung dan itu pun hanya sesekali.

image007

image005

Bagi pecinta wisata alam, khususnya pecinta tracking, bisa mencoba berkunjung ke air terjun Parakan Panjang ini. Perjalanan bisa dimulai dari pemandian air panas Cipanas, kemudian menyebrangi sungai Cipanas dan naik kepesawahan dan berjalan di jalan setapak di bukitnya. Disana pengunjung bisa smbil menikmati suasana pedesaan yang masih asri dan sejuk.

Setelah berjalan kurang lebih 200 m, pengunjung akan diarahkan oleh jalan setapak tadi kembali kesungai Cipanas. Sebenarnya, jalur menuju Parakan Panjang dari Cipanas sederhana saja, kita tinggal menyusuri sungai Cipanas. Namun karena di sungai Cipanas yang dekat pemandian air panasnya terdapat batu – batu yang besar, sehingga sulit dilalui, jadi kita harus berjalan kesawah dan bukit tadi terlebih dulu.

image009

Setelah kembali di sungai, pengunjung tinggal menyusuri sungai tersebut selama lebih kurang 2 km atau 1 jam perjalanan. Sepanjang perjalanan, pengunjung akan disuguhi pemandangan hutan yang masih alami ala hutan Amazon di sisi kiri dan kanan sungai. Pohon – pohon tinggi dan akar – akar gantung menghiasi di beberapa titik. Bahkan ada akar gantung yang bisa digunakan untuk bergelantungan ala Tarzan. Sangat cocok sekali bagi yang suka berfoto/selfie dengan tema – tema alam. Bahkan sebagai bonus selama di perjalanan, kita akan menemukan dua air terjun kecil lainnya yang bisa kita daki.

image003

Untuk memudahkan perjalanan, sebaiknya pengunjung tidak memakai sandal, bertelanjang kaki agar tidak licin dan dapat merasakan dinginnya air sungai serta refleksi alami dari bebatuan yang diinjak, atau memakai sepatu tracking jika khawatir akan keselamatan. Selama penulis mencoba menyusuri sungai, penulis mengikatkan sandalnya dipinggang dengan menggunakan batang tumbuhan menjalar, dan tidak menemukan hewan berbahaya seperti ular, lintah atau hewan berbahaya sejenis lainnya.

Sesampainya di air terjun Parakan Panjang, pengunjung bisa mandi di bawahnya. Kedalaman airnya hanya sepinggang orang dewasa, jadi aman untuk berenang. Tapi jika membawa anak kecil, sebaiknya anak kecil tidak mandi di bawahnya atau didampingi orang dewasa. Ataubisa juga sekedar bersantai di atas bebatuan di sekitarnya sambil menikmati gemerincik suara air terjun yang menghantam batu atau suara – suara khas alam lainnya seperti suara burung, serangga dan daun yang bergesekan. Lelah pun terbayar dengan suguhan dari alam ini.

Well, setelah puas menikmati air terjunnya, pengunjung bisa menempuh rute yang sama untuk pulang. Disinilah letak kelebihannya, sesampainya kembali di pemandian air panas Cipanas, pengunjung bisa langsung merendamkan kakinya kekolam air panas. Rasa pegal setelah tracking langsung hilang. Jadi sekembalinya kerumah, badan segar, pikiran segar dan membawa foto – foto yang siap untuk di-share di medsos.

Terakhir, saran untuk Pemerintah Desa Subang agar pengunjung lebih mudah untuk mencapai Parakan Panjang, sebaiknya jalur tracking diperjelas sehingga semua umur bisa menikmati keindahan alam yang satu ini. Terutama di titik dimana kita harus merayap di pinggir batu besar. Ini bagian paling menegangkan. Jika tergelincir, maka kita akan jatuh kedalam sungai. Tidak masalah jika kita bisa berenang dan tidak membawa barang “takut air.”

Semoga Parakan Panjang bisa jadi the next tourism destination yang menyusul Cipanas.

 

Penulis : Toni Hidayat

https://www.facebook.com/tony.sagitarius?fref=ts

Subang, 13 Juli 2016 pukul 23.32 WIB

One comment

  1. Objek wisata air panas dan air terjunnya mantap dan masih alami. Cuma sayang saat kemarin habis lebaran kesana ada pungli yang setengah maksa di portal setelah pertigaan SDN 1 Subang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*