wajit subang

Wajit Subang, Oleh-oleh khas desa Subang Kuningan

Banyak makanan khas yang ada di desa Subang Kuningan ini, salah satunya adalah wajit Subang yang rasanya tidak kalah lezat dengan wajit cililin dari Bandung. Wajit subang ini terbuat dari campuran ketan, kelapa dan gula merah yang dibungkus dengan kulit jagung.

Wajit subang biasanya menjadi oleh-oleh bagi sanak saudara yang pulang dari kampung. Seperti kebanyakan penganan lainnya, wajit subang cocok untuk dinikmati di waktu santai dengan segelas teh pahit, atau kopi pahit. Karena rasanya yang manis rasanya agak kurang cocok kalau wajit dinikmati dengan minuman manis.

wajit subang

Pada saat acara-acara peringatan hari besar keagamaan atau hajatan penduduk, wajit biasanya menjadi menu wajib yang ada dalam acara tersebut. Bersama penganan khas lainnya seperti sale, simpring, opak, dan ranginang, wajit menjadi salah satu menu yang laris pada acara tersebut.

Dibuat dengan menggunakan bahan alami  seperti gula merah, beras ketan, kelapa, dan dibungkus oleh kulit jagung, dan tanpa bahan kimia, wajit bisa bertahan lama,. bahkan bisa sampai sebulan jika pengolahannya mengikuti prosedur yang benar sesuai dengan resep warisan leluhur.

Cara pengolahannya pun tidak sulit, beras ketan yang telah dibubur dicampurkan dengan gula merah, lalu diaduk membentuk adonan sampai berwarna gula merah. Setelah itu dibungkus dengan kulit jagung lalu dijemur sampai kering. Namun, ketika kulit jagung sedang langka, biasanya bisa digantikan dengan kertas minyak sebagai bungkusnya.

Bagaimana..?? tertarik untuk mencoba..?? jangan lupa kalau anda berwisata ke Cipanas Desa Subang Kuningan, belilah wajit subang sebagai oleh-oleh untuk kawan dan saudara.. selamat menikmatii..

 

 

Sumber : Wajit Subang Oleh-oleh Khas Desa Subang

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*